STIT Syekh Burhanuddin Pariaman Jalin Silaturahmi dan Penjajakan Kolaborasi Akademik dengan Universi
STIT
Syekh Burhanuddin Pariaman Jalin Silaturahmi dan Penjajakan Kolaborasi Akademik
dengan Universiti Kebangsaan Malaysia
Sekolah
Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman melaksanakan kunjungan
akademik sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan
benchmarking dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), khususnya bersama
jajaran Fakulti Pendidikan Universiti Kebangsaan Malaysia. Kegiatan ini menjadi
bagian dari upaya STIT Syekh Burhanuddin untuk memperluas jejaring
internasional dan memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian,
pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.
Kunjungan
yang berlangsung pada 2 Oktober 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi
kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman, memperkenalkan praktik baik
dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, serta membahas peluang kolaborasi
akademik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Kunjungan
akademik STIT Syekh Burhanuddin Pariaman ke Universiti Kebangsaan Malaysia
disambut dengan hangat oleh jajaran Fakulti Pendidikan UKM, termasuk Dr.
Hafizhah Zulkifli, PhD, yang turut menyambut dan menerima kunjungan rombongan
STIT Syekh Burhanuddin.
Dalam
kesempatan tersebut, Ketua STIT Syekh Burhanuddin, Dr. Neni Triana, MA
menyampaikan penghormatan kepada pimpinan dan jajaran, para akademisi, dosen,
serta seluruh keluarga besar Fakulti Pendidikan Universiti Kebangsaan Malaysia.
“Atas
nama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin, kami menyampaikan terima
kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan kepada kami.”ujarnya
Kunjungan
tersebut ditegaskan bukan sekadar kunjungan akademik, melainkan menjadi ruang
untuk belajar, berbagi pengalaman, dan membangun kolaborasi. STIT Syekh
Burhanuddin berkesempatan melihat berbagai praktik baik yang dikembangkan University
dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi,
serta pengembangan kelembagaan.
Pengalaman
dan praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi STIT Syekh
Burhanuddin dalam memperkuat kualitas dan pengembangan institusi ke depan.
Dorong
Kerja Sama Akademik yang Lebih Konkret
Dalam
pertemuan tersebut, Dr. Neni Triana, MA juga menyampaikan harapan agar hubungan
kelembagaan dengan UKM dapat dilanjutkan melalui berbagai program kerja sama
yang lebih konkret.
Beberapa
bentuk kolaborasi yang diharapkan dapat dikembangkan antara lain pertukaran
mahasiswa dan dosen, visiting lecturer, joint research, publikasi bersama,
seminar internasional, serta program pengabdian kepada masyarakat.
“Kami
percaya, keberhasilan sebuah kerja sama bukan hanya ditandai dengan adanya
dokumen, tetapi dengan program yang benar-benar berjalan dan memberikan manfaat
bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat.”
Pernyataan
tersebut menjadi penegasan bahwa MoU yang dibangun diharapkan tidak berhenti
pada aspek seremonial dan administratif, tetapi dapat diterjemahkan menjadi
program nyata yang memberikan dampak bagi pengembangan kedua institusi.
Mempererat
Jembatan Akademik Indonesia–Malaysia
Kegiatan
ini juga memiliki makna strategis dalam mempererat hubungan akademik antara
Indonesia dan Malaysia. Kedua negara memiliki kedekatan sejarah, budaya,
bahasa, serta nilai-nilai Melayu yang menjadi modal penting dalam membangun
hubungan dan kerja sama di berbagai bidang.
Semangat
tersebut kemudian dirangkum dalam sebuah ungkapan yang disampaikan dalam
kegiatan:
“Datang
untuk belajar,
pulang membawa inspirasi,
dan kembali membangun kolaborasi.”
Semangat
silaturahmi juga tergambar dalam ungkapan:
“Dari
Minangkabau kami datang,
membawa silaturahmi dan harapan.
Hari ini kita bertemu dalam akademik,
semoga esok lahir kolaborasi yang berkelanjutan.”
STIT
Syekh Burhanuddin Pariaman terus berkomitmen membuka ruang kolaborasi
internasional sebagai bagian dari ikhtiar menuju perguruan tinggi yang unggul,
berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
